kabar harian terbaru – Jangan berhubungan seks jika tidak suka

Sumberliputan – Dalam kehidupan sehari-hari apa sih yang tepat untuk membuktikan cinta ? setia pada diri kita dengan pembuktian melakukan hubungan seks atau karena semata pemuas nafsu ?Bisa saja, jika itu menurut Anda.

Tapi bukan itu hal yang harus dilakukan untuk membuktikan cinta seseorang, dan jangan pernah melakukan hubungan seks jika tidak suka atau dengan paksaan pasti akan berpengaruh pada diri kita.

Keterpaksaan melakukan hubungan dengan orang lain adalah bentuk objektivikasi yang bersifat nonhumanis, menurut psikolog Universitas Tarumanegara, Monty Satiadarma dan masalah ini kebanyakan merupakan kekerasan dalam rumh tangga (KDRT).

Sejalan dengan itu, sebuah website di Jerman,  ReachOut.com, yang bertugas menyembuhkan bermacam masalah psikologis juga mengatakan “ Kita harus tahu saat melakukan hubungan seks jika tidak suka atau nyaman maka janganlah dilakukan karena bisa membuat tertekan bathin.

Biasa istilah ini disebut juga dengan sex consent, kalau berhubungan dengan pasangan sekalipun harus dengan Agreement ( suka sama suka ) dan menurut pengakuan dari Barnaby Barrat, ph,D, President of the American association of Sex Educaotr, Conselor and Therapist mengatakan sebelum dilakukan hendaklah komunikasi satu sama lainnya ,”it gives the woman sense of respect it gives the woman the security to become more sexually relaxed.

Tindakan berhubungan seks karena terpaksa bisa meninggalkan luka bathin dan keterpaksaan merupakan sebuah tindakan menyangkal kehendak diri sendiri dan biasanya akan menimnulkan masalah yang berkepanjangan dan akan mengalami stress yang bertingkat,” papar Monty.

Dalam melakukan hubungan seks baik laki ataupun perempuan, tidak suka berhubungan karena ada masalah yang mempengaruhinya, seperti : tidak puas, banyak masalah kehidupan, merasa tidak dicintai, dicuekin dan  masalah seks.

Keharmonisan pernikahan lebih erat oleh hubungan komunikasi yang baik dan keinginan berbagi, tidak sekedar dalam hubungan badan saja, tetapi juga perasaan.

Jika ada salah satu pihak pasangan yang melakukan hubungan intim tanpa adanya kemauan bersama, itu merupakan sebuah tindakan penganiayaan, dia yang akan merasa terpaksa dan dipaksa serta menjadi korban, namun akan memberikan perlawanan dalam bentuk agresif , seperti tidak adanya nafsu dalam berhubungan seks.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *